Friday, December 22, 2006

Cerita sebelum Gadia lahir: Pembuatan cetakan:D

> Pembuatan cetakan:D

Kalau mau dirunut-runut, awal-awal perjuangan mama papa menanti datangnya putri cantik kesayangan mereka itu bisa ditarik balik ke bulan Juni 2005. Atau sebelumnya deh, biar lengkap. Sejak September 2004, papa tinggal di St. Gallen, Swiss untuk studi S3nya. Mama tetap kerja di Jakarta. Tapi mereka saling bertemu misalnya September 2004, Mama ikut konferensi di Engelberg, di hari terakhir papa nyusul untuk “berbulan madu yang tertunda” di pegunungan Alpen. (Soundtracknya: auf den Alpen… lalalala… :D). Lalu pulangnya sama-sama ke St. Gallen. Desember 2004, Mama datang lagi ke St. Gallen dalam perjalanan pulang setelah ikut COP 10 di Buenos Aires, Argentina. Jadi, bela-belain naik pesawat yang transit di Frankfurt baru naik kereta ke Swiss. Maret 2005, giliran papa yang pulang ke Jakarta. Terus mama papa menyewa kamar kos-kosan di Jl. Flamboyan, Cipete untuk proyek bulan madu kesekian yang rencananya sih mau bikin Gadia, hihihi… Tapi ternyata saat itu Allah belum berkehendak memberi anak untuk papa mama. Akhirnya, sekali lagi mama papa berpikir untuk bisa ketemuan dengan gratis, hehehe… Kebetulan banget, temen papa S3 di Uni St. Gallen, Shiban, orang Bangladesh environmentalist sejati, adalah ketua OIKOS, sebuah perkumpulan mahasiswa dengan fokus lingkungan. Tiap tahun, OIKOS mengadakan Model WTO, semacam simulasi negosiasi yang terjadi di WTO (idenya seperti Model UN). Shiban sendiri yang mengajak mama untuk ikutan waktu kenalan di bulan Desember 2004. Maka, mama pun semangat untuk bikin essay supaya bisa ikutan. Demi ke Swiss gratis, hehehe, at least disubsidi-lah:).
Singkat cerita, mama diterima jadi salah seorang peserta Model WTO tahun 2005. Ditambah cuti tahunan mama, kurang lebih 3 minggu mama berada di Swiss. Mama berangkat tanggal 10 Juni, sampai 11 Juni. Tanggal 12 Juni-nya mama papa merayakan anniversary perkawinan yang pertama! Selama tiga minggu di Swiss, mama udah suka ngidam. Misalnya pengen banget makan siomay dan frankfurter. Hehe norak ya.

4 Desember 2006

No comments: